Warning: Illegal string offset 'instance' in /nfs/c12/h07/mnt/215365/domains/everydayfam.com/html/wp-content/plugins/theme-my-login/includes/class-theme-my-login.php on line 946

Warning: Illegal string offset 'instance' in /nfs/c12/h07/mnt/215365/domains/everydayfam.com/html/wp-content/plugins/theme-my-login/includes/class-theme-my-login.php on line 950
Activity | Lentz Hawkins | Everyday Fam!

Activity

  • Lentz Hawkins posted an update 5 months, 4 weeks ago

    Sampai detik ini ada beraneka jenis metode atau media supaya mudah dalam mendapatkan jodoh. Dari mulai memakai website di situs, aplikasi di ponsel, dan bahkan bisa dari acara TV dengan tema perjodohan. Tetapi, sebetulnya dari zaman dulu telah ada kebiasaan perjodohan unik yang dilakukan secara turun temurun di Indonesia. Mari kita baca artikel menarik sebagian kultur cari jodoh unik di sebagian daerah.

    Budaya cari jodoh yang cukup populer di Indonesia yakni Omed-omedan dari Bali. Istiadat yang telah diturunkan dari nenek moyang ini dicontoh oleh para muda-mudi Bali sekitar usia 17 hingga 30 tahun. Arti dari kata omed-omedan sendiri adalah tarik-tarikan. Prosesinya yakni peserta akan dibagi menjadi dua kategori yaitu laki-laki dan perempuan, kemudian ada salah satu dari masing-masing klasifikasi yang digendong ke atas pundak. Kemudian mereka akan dipertemukan dengan cara digiring berarak-arakan. Sesudah pasangan tersebut berhadapan, mereka akan berkecupan atau cuma berpelukan sambil disiram air oleh peserta lainnya.

    Tak cuma di Bali, kebiasaan mencari jodoh juga ada di tempat Indramayu. Bernama Ngarot, kultur ini adalah acara perayaan pada musim panen yang diadakan oleh para petani. Acara tersebut dimanfaatkan oleh para pemuda untuk mendapatkan jodoh. Para gadis didandani dengan mengaplikasikan hiasan bunga di kepala dan akan diarak keliling kampung dengan para jejaka. Ada sebuah kepercayaan dimana, hiasan bunga di kepala yang dipakai oleh para gadis jika nampak layu maka tandanya gadis hal yang demikian sudah tidak perawan lagi. acara hal yang demikian sesungguhnya yaitu syukuran bagi para petani, tetapi memang sengaja melibatkan para pemuda dan pemudi supaya dapat meneruskan adat istiadat leluhurnya kelak.

    http://bacabaca.id/ artikel menarik lagi seputar tradisi perjodohan di Indonesia, di Banyuwangi ada kultur bernama Gredoan yang mempunyai arti menggoda. Berbeda dengan Omed-omedan di Bali yang kelihatan sedikit cukup liar, maka Gredoan dilaksanakan dengan metode yang lebih sopan. Dimana para pria dewasa yang belum menikah akan datang ke rumah wanita pujaannya untuk mengajak berkenalan. Tradisi hal yang demikian rutin dilakukan di malam peringatan maulud nabi Muhammad semenjak dahulu kala di tempat Banyuwangi. Di malam hal yang demikian juga diadakan pawai keliling desa untuk meramaikan acara.

    Ada satu lagi adat istiadat unik cari jodoh di Indramayu yaitu bernama Jaringan. Di daerah hal yang demikian ada sebuah tempat yang dinamakan Pasar Jodoh. Disana terdapat perempuan dan laki-laki yang berkumpul untuk mencari jodoh. Sistemnya ialah para pria akan mengaplikasikan sarung untuk menangkap perempuan yang dia suka. Mereka akan berkenalan serta berbaur atau malah dapat seketika melamar si wanita bila sudah ada kecocokan. Namun, ada pula laki-laki yang setelahnya akan mengajak perempuan yang dia pilih untuk jalan-jalan atau makan bersama, kemudian diantar pulang dan kemudian dilamar. beberapa adat istiadat unik cari jodoh, tunggu baca tulisan menarik berikutnya.

Don't miss these stories!

Enter your email to get Entertaining and Inspirational Stories to your Inbox!

Name

Email

×
Real Time Analytics